IDNEWSUPDATE.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menjadi tuan rumah kegiatan International Colloquium dan Sidang Pleno XXIII Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) 2026 pada 6–7 Mei 2026 di Surabaya. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi, pengembangan riset, serta sinergi antar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) se-Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global.
Mengusung tema “Orkestrasi Hilirisasi Nasional: Membangun
Industrialisasi Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global”, kegiatan AFEBI 2026
menghadirkan akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, hingga pimpinan FEB dari
berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri. Forum ini membahas
berbagai isu strategis mulai dari hilirisasi industri, transformasi digital,
penguatan riset, hingga pengembangan jejaring akademik internasional.
Hari pertama diawali dengan pelaksanaan 9th International
Conference on Economics, Business and Government Challenges (ICEBGC) 2026
dan International Doctoral Colloquium. Suasana internasional terasa
sejak pagi di lingkungan Twin Tower UPN “Veteran” Jawa Timur dengan hadirnya
peserta dari berbagai institusi. Penyambutan peserta dikemas hangat melalui
nuansa budaya Jawa Timur dengan penampilan Tari Remo dari UKM Tari UPNVJT.
Pada pembukaan acara, Wakil Rektor I UPN “Veteran” Jawa
Timur, Prof. Euis Nurul Hidayah, M.T., Ph.D., menegaskan pentingnya hilirisasi
dan industrialisasi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan ekonomi
nasional di tengah tantangan global.
Sesi seminar internasional menghadirkan narasumber dari
Indonesia, Australia, Malaysia, dan China yang membahas transformasi digital,
hilirisasi industri, penguatan rantai pasok pangan, hingga kolaborasi antara
kampus dan dunia industri. Hari pertama kemudian ditutup dengan coaching
clinic bersama Prof. Raditya Sukmana dari Universitas Airlangga yang
memberikan pendampingan kepada mahasiswa doktoral dan peneliti muda terkait
pengembangan riset dan publikasi ilmiah internasional.

Pada malam hari, peserta mengikuti agenda gala dinner
dan networking session bertema “Srikandi Nusantara: Women
Orchestrating Economic Resilience”. Suasana kebersamaan terasa hangat
melalui berbagai penampilan budaya dan hiburan dari grup musik asal Surabaya,
Klantink. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi antarpimpinan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis se-Indonesia sekaligus memperkuat jejaring dan semangat
kolaborasi antarinstitusi.
Memasuki hari kedua, Sidang Pleno XXIII AFEBI secara resmi
dibuka oleh Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.MT.,
IPU. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi
dalam mendukung hilirisasi nasional melalui penguatan riset dan inovasi.
“Perguruan tinggi tidak lagi hanya menjadi pusat pendidikan,
tetapi juga harus hadir sebagai pusat solusi melalui riset, inovasi, dan
kolaborasi strategis untuk mendukung hilirisasi dan penguatan ekonomi
nasional,” ujarnya.
Kegiatan hari kedua juga menghadirkan keynote speaker Dr.
Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., selaku Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam
paparannya, ia menyoroti pentingnya penguatan riset terapan dan hilirisasi
hasil penelitian perguruan tinggi agar mampu memberikan dampak nyata bagi
pengembangan industri nasional dan peningkatan daya saing Indonesia di tingkat
global.
Dekan FEB UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. Dra. Ec. Tri Kartika
Pertiwi, M.Si., CRP., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan
kepada FEB UPNVJT sebagai tuan rumah AFEBI 2026.
“Menjadi host AFEBI 2026 merupakan kehormatan sekaligus
kebanggaan bagi kami. Kami berharap forum ini menjadi ruang untuk mempererat
jejaring, memperkuat kolaborasi, dan melahirkan kontribusi nyata bagi
pengembangan ekonomi dan bisnis di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Nasional AFEBI, Prof.
Dr. Aurik Gustomo, S.T., M.T., menekankan pentingnya menjaga semangat
kolaborasi antar Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Indonesia.
“Kita harus terus bersemangat menjalankan kolaborasi. Dengan
sinergi yang kuat, perjalanan kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan,
riset, dan pengabdian kepada masyarakat akan menjadi lebih efektif dan
efisien,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, pengurus AFEBI juga menyampaikan
rencana peluncuran AFEBI Institute, sebuah platform yang akan menjadi
pusat data dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis se-Indonesia. Platform ini
dirancang untuk memetakan kepakaran dosen, rekam jejak penelitian, publikasi
ilmiah, hingga potensi kerja sama akademik sehingga mempermudah kolaborasi
lintas kampus, pengembangan riset bersama, dan penguatan jejaring nasional
maupun internasional.
Melalui penyelenggaraan AFEBI 2026 ini, FEB UPN “Veteran”
Jawa Timur tidak hanya berhasil menjadi tuan rumah kegiatan nasional dan
internasional, tetapi juga mempertegas komitmennya sebagai kampus yang aktif
mendorong kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi
nasional yang berkelanjutan.
Kegiatan AFEBI 2026 juga sejalan dengan visi pembangunan
nasional dalam Asta Cita, khususnya pada penguatan hilirisasi industri,
pembangunan sumber daya manusia unggul, serta penguatan riset dan inovasi
nasional. Selain itu, forum ini turut mendukung pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8
tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri,
Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai
Tujuan.(M. Jaenudin)
Posting Komentar